Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Tasawuf

Peta Makam Imam Asy Syadzili

Berlokasi di Padang Tandus Humaithara Marsa Alam Mesir Peta Makam Imam Asy Syadzili  

'Umdat As-Salik Fi Khoir Al-Masalik Menggali Adab & Etika Para Salik

'Umdat As-Salik Fi Khoir Al-Masalik, salah satu karya mursyid thoriqoh Qodiriyah wa Naqsyabandiyah (TQN) KH. Muslih bin Abdurrohman bin Qoshidilhaq Mranggen Demak -Allah yarham- (1908 - 1981 M) yang dijuluki Abu Al-Masyayikh dan Syeikh Al-Mursyidin memuat berbagai adab dan etika murid thoriqoh (baca: salik). Menggunakan bahasa Arab fushah dikemas dengan ringkas dan jelas dengan terjemah jawa pegon. Bahasanya mengalir bak air, siapapun yang membaca seolah akan berhadapan langsung dengan Mbah Muslih terlebih jika membacanya diawali dengan membaca fatihah dengan niat dihadiahkan pahalanya kepada Mbah Muslih dan seluruh guru-gurunya.  Satu hal yang menarik diawal-awal kitab ini Mbah Muslih menjelaskan ada beberapa perbuatan ataupun perkataan yang dilontarkan oleh para arifin (orang-orang yang sudah ma'rifat kepada Allah) terkadang dohirnya menyalahi syariat namun inti dibalik perbuatan itu justru sesuai dengan Al-Qur'an maupun As-Sunnah. Statement beliau di awal tulisan ini men...

Haji Sughro Di Humaitsaro Bulan Dzulhijjah 1436 H / September 2015 M

Sanad Thariqoh Syadziliyah Ad Darqowiyah

Kanjeng Nabi

A Sufi Legacy in Tunis: Prayer and the Shadhiliyya By Richard J. A. McGregor

Biografi McGreggor Ingin mengetahui sufisme dari perspekstif orientalis silakan baca makalah Richard J. A. McGregor. link

Surat Untuk Kanjeng Nabi Muhammad shollallahu 'alaihi wasalam (Bag. 36)

Ya Nabi, Kami haturkan salawat dan salam kami untukmu rahnat semesta alam, pemimpin para nabi dan rasul Ya Nabi, cahayamu memenuhi alam semesta, engkaulah ainul wujud, sumber segala yang ada, pengetahuan, asrar, segalanya bersumber darimu Ya Nabi, cahayamu melebihi kekuatan cahaya apapun di alam ini, menembus ke relung hati kami para pecintamu Ya Nabi, para nabi dan rasul mengelilingimu, para wali bersimpuh di hadapanmu, menundukan wajah, memuliakanmu Ya Nabi, kami yang berdosa ini hanya bisa menangis memohon agar kelak dikumpulkan bersamamu dan guru-guru kami Ya Nabi, kami menginginkan bisa berkumpul bersamamu di alam sana, penuh ketenangan, kedamaian, teduh dan menyejukkan hati kami Ya Nabi, engkaulah kebahagiaan kami, kami ingin mengikutimu dan berkumpul bersamamu Ya Nabi, salam rindu untukmu dari kami, umatmu yang sering khilaf ini, Ya Allah, Ya Rahman, Ya Rahim kumpulkan kami bersamamu baginda Nabi shollaallahu alaihi wasallam Alas Margasari, 14 Maret 2016

Gunung Zaghwan Tunisia Tempat Kholwat Imam Asy-Syadzili

44 WASIAT AL-'ARIF BILLAH ASY-SYEIKH ABDUL WAHAB ROKAN BABUS SALAM LANGKAT MEDAN

BISMILLAH-IR ROHMAN NI-ROHIM Selawat serta Salam buat Junjungan Nabi Besar Sayyidina Muhammad S.A.W dan sekalian Para KekasihNYA. 44 WASIAT AL-'ARIFBILLAH ASY-SYEIKH ABDUL WAHAB ROKAN, BABUS SALAM, LANGKAT MEDAN Syeikh Abdul Wahab Rokan al-Kholidi an-Naqsyabandi Qoddasollohu Sirrohu, yang lebih dikenali dengan sebutan Tuan Guru Besilam (Babus Salam), adalah seorang Wali Allah yang banyak memiliki kekeramatan. Beliau lahir pada tanggal 19 Rabiul Akhir 1230H bertepatan dengan tanggal 28 September 1811M. Tempat kelahiran beliau bernama Kampung Danau Runda, Rantau Binuang Sakti, Negeri Tinggi, Rokan Tengah, Kabupaten Kampar, Propinsi Riau. Ayahandanya bernama Abdul Manap bin M.Yasin bin H.Abdullah bin Edek, suku Tembusai. Ibundanya bernama Arbaiyah binti Datuk Dagi binti Tengku Perdana Menteri bin Sultan Ibrahim, kepenuhan (Riau). Beliau wafat pada tanggal 21 jumadil Awal 1345 H bertepatan dengan tanggal 27 Desember 1926 M. Sebelum meninggal dunia Syekh Abdul Wahab sempat menulis wasia...

Dasar - Dasar Tarekat Syadziliyah

Iltizamut Taqwa Bi Tarkil Muharramat (Menekankan ketakwaan dengan cara meninggalkan perkara – perkara yang dilarang oleh syar’i). Jama’ah As-Syadziliyyah harus dapat menjaga kewajiban – kewajiban syar’i dengan cara jangan sampai melakukan perbuatan yang melebihi batas serta dapat merusak ibadahnya sendiri. Misalnya saja dengan cara tidak melakukan tindakan suka memaki orang lain serta dengki terhadap selainnya. Karena dua perbuatan itu bersifat merusak. Dan kedua perbuatan tersebut juga jelas – jelas dilarang oleh syar’i. Sikapnya senantiasa ingin terhadap kesungguhan bersama Allah Swt dalam setiap perbuatannya. Syadziliyyin harus mementingkan lebih banyak hal – hal yang tidak dianggap jelek dari sisi kemanusiaan daripada hal – hal yang dianggap negative. Karena langkah yang demkian bagi As-Syadziliyyah tidak akan dapat dilakukan oleh seseorang terkecuali orang tersebut memiliki rasa khaufullah (takut terhadap Allah Swt). Al-‘Amal Bil Asbab (Bekerja dengan beberapa sebab). Memiliki p...

Tarekat Syadziliyah Dari Timur Sampai Barat (Bag. 3)

Di Solo dan sekitarnya tarekat Syadziliyah sudah berkembang lama. Kiai Imam Rozi (Singo Manjat) pendiri Pondok Pesantren Singo Manjat Tempursari Klaten ada salah satu mursyidnya. Sama seperti di Sumolangu di kemudian hari banyak anak cucu dan muridnya yang melanjutkan kemursyidan tarekat Syadziliyah. Kiai Imam Razi adalah putra Kiai Maryani bin Kiai Wirononggo II bin Kiai Wirononggo I bin Kiai Singo Hadiwijoyo bin Kiai Tosari bin Kiai Ya’kub bin Kiai Ageng Kenongo. Ia lahir pada tahun 1801 M. Sejak kecil ia belajar agama dari ayahnya, Kiai Maryani, kemudian berguru kepada Kiai Rifai, yang sekarang makamnya ada di Gathak Rejo, Drono Klaten. Ia juga berguru kepada Kiai Abdul Jalil Kalioso bersama Kiai Mojo, Penasihat Pangeran Diponegoro. Kiai Abdul Muid adalah dzuriyah beliau dari melaui jalur Ibu Ny. Thohir, putri Kiai Zaid, yang berasal dari Gabudan, Solo. Kiai Muid inilah yang melanjutkan pembaitan tarekat Syadziliyah. Kiai Muid belajar kepada Syekh Abdurrohman Al Hasani Somalangu dan...

Tarekat Syadziliyah Dari Timur Sampai Barat (Bag. 2)

Somalangu & Tarekat Syadziliyah Di Jawa tengah selain Habib Lutfi tarekat syadziliyah juga disebarkan oleh Syekh Afifuddin bin Chanifuddin bin Mahfudz bin Abdurrohman Al Hasani yang berpusat di ponpes Al Kahfi, Somalangu, Sumberadi, Kebumen, alhamdulillah penulis sempat bertemu dengan sahabat saya yang merupakan santri Somalangu, Yusuf, bahkan sempat di berikan batu akik sebagai kenang-kenangan. Sepulang mondok di Watucongol, Muntilan Syekh Abdurrohman Abdurrohman Al Hasani mengangkat putranya Mahfudz muda menjadi mursyid Thariqah As-Syadziliyah penerus beliau. Tepatnya di usia yang masih 17 tahun, sepulangnya Syeikh As_Sayid Mahfudz pulang dari Pesantren Watucongol, Muntilan beliau diangkat oleh ayahnya menjadi mursyid Thariqah As-Syadziliyyah pada tahun 1336 H/1918 M. Untuk mengenang peristiwa ini, Syeikh Mahfudz Al-Hasani menyusun sebuah kitab manakib berjudul “ Sirajul Qulub ” (pelita hati) (1337 H), memuat sejarah perjalanan Imam Abul Hasan Ali As-Syadzili dan faham tasawufnya...

Tarekat Syadziliyah Dari Timur Sampai Barat (Bag. 1)

Tarekat Syadziliyah Imam Abul Hasan Ali  Asy Syadzili, pendiri tarekat syadziliyah berasal dari daratan tetouan maroko. Tarekatnya tersebar luas di afrika, eropa, asia hingga daratan amerika. Salah satu daerah yang menjadi penyebaran tarekat syadziliyah adalah Indonesia tepatnya di pulau jawa. Tarekat ini dibawa oleh para masyayikh yang belajar di haromain pada tahun 1800-an masehi. Tiap tarekat tentunya memiliki kekhasan tersendiri. Al Kumusykhonawi dalam "Jamiul Ushul" menyebut Imam Asy Syadzili memili karakter yang kuat dalam keilmuwan dan waridat, penulis tidak kan mendefinisikan apa itu waridat yang jelas bagi pengamal akan merasakan kekhasan tarekat jika sudah mendalaminya. Abuya Muhtadi & Habib Lutfi Memetakan tarekat syadziliyah dan penyebarannya di jawa memang tidak mudah karena keterbatasan sumber tertulis maupun lisan. Sejak tulisan ini dimuat sudah ada tiga wilayah penyebaran tarekat syadziliyah di pulau Jawa, pertama jawa barat berpusat di banten dengan Abuya...

Hizib Hirosah Syekh Abul Hasan Asy Syadzili

Padang Humaitsara Makam Imam Asy Syadzili

Makam Imam Asy Syadzili Tempo Dulu

Gunung Humaitsara April 1910 Peziarah makam Imam Asy Syadzili Masjid dan makam Imam Asy Syadzili Makam Imam Asy Syadzili April tahun 1925 Sumur Imam Asy Syadzili tahun 1905 - 1908 Makam Imam Asy Syadzili April tahun 1910 Tulisan di batu dekat makam Imam Asy Syadzili

Empedokles dan Phytaghoras

Met siang sobat yg terhormon, ane baru aja ngebaca ternyata, usut punya usut, by the way anyway busway, Empedokles (490 - 430 SM) adalah murid lukmanul hakiem, seorang warga etiopia berkulit hitam yang namanya diabadikan di surat ke 31 ayat 12 dalam al qur'an "Dan sungguh kami telah anugerahkan wisdom alias kebijaksanaan kepada Lukman". Beberapa penafsir al qur'an menyebut Lukman merupakan konsultan Raja Daud as, ayah dari Nabi Sulaiman. Selepas berkhidmah kepada Lukanul Hakiem, Empedokles kembali ke kampungnya yunani dan menulis sejumlah prosa tentang empat unsur alam (tanah, air, api dan udara), cinta dan benci serta ilmu ma'rifat atau gnosis. Sama seperti empedokles, Phytaghoras (470 - 495 SM), matematikawan misterius yg rumusnya masih dipake ampe sekarang ternyata juga pernah berguru kepada murid2 Nabi Sulaiman as. Ane menduga baik empedokles maupun phytaghoras adalah generasi tabi'in Nabi Daud dan Sulaiman, setidaknya ini kesimpulan sementara ane Gan sete...

Pesan Mbah Salman Dahlawi

Podo manuto ing pitutur, Iman, taqwa lan syukur marang Allah SWT,  Ngemen-ngemenke ngluru ilmu nafi’,  Sregep jamaah,   Entheng ngamal ibadah,  Nrimo ing peparinge kang kuoso,  Ojo ngentengake utang,  Ngalah ing bab donyo,  Sabar, usaha, pasrah, tawakal marang Allah SWT, Birrul walidain lan njogo rukune paseduluran, Kabeh perkoro tumuju marang ridhone Allah SWT.

Download Fawaih Al Jamal Wa Fawatih Al Jalal Karya Syekh Najmuddin Kubro

Download

Download Al Matsnawi Karya Jalaluddin Rumi

Download Al Matsnawi Vol. 1 Download Al Matsnawi Vol. 2 Download Al Matsnawi Vol. 3 Download Al Matsnawi Vol. 4 Download Al Matsnawi Vol. 5 Download Al Matsnawi Vol. 6