Somalangu & Tarekat Syadziliyah Di Jawa tengah selain Habib Lutfi tarekat syadziliyah juga disebarkan oleh Syekh Afifuddin bin Chanifuddin bin Mahfudz bin Abdurrohman Al Hasani yang berpusat di ponpes Al Kahfi, Somalangu, Sumberadi, Kebumen, alhamdulillah penulis sempat bertemu dengan sahabat saya yang merupakan santri Somalangu, Yusuf, bahkan sempat di berikan batu akik sebagai kenang-kenangan. Sepulang mondok di Watucongol, Muntilan Syekh Abdurrohman Abdurrohman Al Hasani mengangkat putranya Mahfudz muda menjadi mursyid Thariqah As-Syadziliyah penerus beliau. Tepatnya di usia yang masih 17 tahun, sepulangnya Syeikh As_Sayid Mahfudz pulang dari Pesantren Watucongol, Muntilan beliau diangkat oleh ayahnya menjadi mursyid Thariqah As-Syadziliyyah pada tahun 1336 H/1918 M. Untuk mengenang peristiwa ini, Syeikh Mahfudz Al-Hasani menyusun sebuah kitab manakib berjudul “ Sirajul Qulub ” (pelita hati) (1337 H), memuat sejarah perjalanan Imam Abul Hasan Ali As-Syadzili dan faham tasawufnya...